Belajar Menoleransi Ambiguitas Hidup
Nggak semua hal di dunia ini punya jawaban pasti.
Nggak semua rasa bisa diberi nama.
Dan nggak semua kejadian harus langsung dimengerti.
Kita tumbuh di tengah dorongan untuk selalu tahu, ntah itu tahu tujuan, tahu arah, atau tahu hasil. Tapi hidup nggak selalu sejelas itu. Kadang, kamu cuma bisa jalan… sambil nebak-nebak, sambil belajar menyesuaikan, sambil pelan-pelan nerima bahwa “nggak tahu” itu juga bagian dari proses.
Ada kalanya kamu sayang, tapi ragu.
Ada waktunya kamu pengen pergi, tapi hati belum rela.
Ada momen di mana kamu ngerasa cukup... tapi tetap bertanya-tanya: “apa benar ini yang terbaik?”
Itu namanya ambiguitas.
Dan meskipun bikin gelisah, sebenarnya itu ruang tumbuh yang nggak kelihatan.
Di titik bingung itulah kamu belajar:
sabar, dengerin intuisi, dan berhenti maksa hidup buat selalu jelas.
Nggak semua jawaban harus buru-buru ditemukan.
Kadang kita butuh diam sebentar, biar bisa nerima ketidakpastian itu sendiri.
Karena justru di situ, kamu akan tahu:
kamu nggak perlu selalu yakin untuk bisa terus jalan.
“Nggak apa-apa kalau sekarang kamu belum punya semua jawabannya.
Terkadang, cukup punya keberanian buat tetap berjalan… meski jalannya belum sepenuhnya terang.”

Komentar
Posting Komentar